Cara mendidik murid atau anak dengan baik
Pengantar Cara mendidik
Semua orang tua menginginkan anaknya dalam keadaan baik – baik saja. Tetapi tidak semua orang tua mengetahui cara mendidik anak dengan baik dan benar. Seluruh orang tua pernah merasakan masa muda tetapi tidak semua orang muda pernah merasakan menjadi orang tua.
Permasalahan yang sering terjadi di sekitar kita adalah mendidik anak atau siswa dengan metode turun menurun yang salah. Kesalahan dalam mendidik anak menyebabkan masa depan anak atau siswa tidak jelas tujuannya. Karena pada saat itu anak atau siswa yang tidak dididik dengan baik dan benar yang mereka pikirkan adalah bagaimana cara agar menguasai dirinya yang selalu dipatahkan semangatnya oleh orang tua atau gurunya.
Saya penulis tidak menyalahkan guru, tetapi banyak guru atau orang tua yang tidak bisa mendidik anaknya dengan baik dan benar. Yang perlu diketahui adalah Generasi abad 20 dan abad 21 atau generasi z dan y sangatlah berbeda. Pola pikir dan tata cara bertahan hidup juga tidak sama. Terlebih cara mencari uang yang sangat efisien asal ada keinginan.
Berikut adalah kesalahan – kesalahan orang tua atau guru dalam mendidik anak :
1. Membandingkan anak dengan anak lain
Persolan ini sewaktu – waktu kita mendengarnya, bahkan terjadi pada diri anda sendiri. Misir bukan ? iya, keadaan dan kejadian saling membandingkan antara anak dengan anak lain oleh guru atau orang tua amat sangat keliru.
Masalahnya, perasaan anak seusia mereka dapat menghancurkan mental secara psikologis dan dapat mengakibatkan kekurangan ambisi hidup, paling tidak mereka akan menyimpang dan tidak mendengarkan nasihat –nasihat guru atau orang tua. Bahkan, kabur dari rumah atas kejengkelan yang dilakukan terhadapnya.
Soluisnya, jangan sekali – kali seorang guru atau orang tua membandingkan anaknya dengan orang lain. Masalah mental yang akan di derita anak tersebut tidak lah mudah diselesaikan karena memiliki trauma – trauma atas perlakuan orang tua atau guru. Sampai – sampai anak lebih senang dan merasa bebas jika jauh dari rumah atau sekolah, karena diluar sana mereka tidak mendapatkan pelecehan mental.
Sebagai orang tua atau guru anda mengetahui pembunuhan mental lebih berbahaya dibandingkan membunuh secara langsung ( fisik ). Selain membunuh impian sang anak, cenderung sang anak tersebut juga merugikan orang lain. Walaupun tidak semua anak akan melakukannya karena berubah saat dewasa.
Bersikap adil, bagaiman maksudnya ? ketika anda sedang mengajar siswa jangan sekali – kali seorang guru memfokuskan perhatiannya terhadap siswa yang pintar. Bersikaplah seimbang dan buat perhatian khusus pada anak yang sulit paham. Kenapa saya menyarankan lebih perhatian terhadap anak yang sulit paham ? Buat apa anda terus mengajar dan mendidik terhadap orang pintar karena mereka sudah mengetahui materinya. Sebab itulah peran seorang guru adalah mengajarkan siswa yang tidak tahu bukan yang tahu saja.
Banyak penjelasan guru | Siswa pintar | Siswa bodoh | Tingkat Pemahaman siswa pintar | Tingkat pemahaman siswa bodoh |
1x penjelasan | Lumayan paham / paham | Tidak paham / tidak sama sekali | 50% | 1% |
2x penjelasan | Paham | Agak paham | 90% | 30% |
3x penjelasan | Sudah sangat paham dan mulai bosan pejelasan anda dan cenderung anda tidak akan di dengar | Setengah paham | -10% | 50% |
4x penjelasan | Anda sudah tidak di dengar, pikirannya sudah tidak di ruang diskusi. | Paham | -30% | 20% |
TOTAL | 50% | 70% |
Jika anda lihat dari hasil akhir jumlah total yang pemahamanya lebih lambat lebih besar dibandingkan dengan anak pintar. Itulah mengapa seorang guru harus bersikap dengan sebaik baiknya. Yang paling penting seorang guru harus mengetahui psikologi anak didiknya agar tidak ceroboh dalam menanganinya.
Mengajar bukan hanya persoalan tentang pemahaman tetapi adab seorang siswa terhadap gurunya. Itulah sebabnya pada kolom tabel siswa pintar terdapat pengurangan. Lihat sekililing anda bagaimana banyaknya orang pintar tanpa bermoral merugikan banyak orang.
Perhatikan juga disekeliling anda, betapa banyaknya orang pintar bekerja untuk orang bodoh, alangkah banyaknya siswa yang mendapat nilai A tidak lebih baik dengan siswa yang nilainya C atau D dalam kehidupan nyatan. Mindset ini tidak hanya berlaku dalam pembahasan ekonomi kewirausahaan saja atau manajemen. tetapi berlaku untuk setiap jenis pendidikan.
Sering kali siswa bodoh karena tidak menginginkan dan tidak menyukai pelajaran di sekolah, mereka hanya mengerjakan apa yang disukai dan diyakininya dalam membawa kesuksesan. Bukan berarti saya penulis menyalahkan cara mendidik seroang guru atau orang tua tapi inilah fakta yang dapat dilihat disekeliling anda. Memang benar tidak semua siswa bersikap seperti itu, tetapi kebanyakan siswa melakukan hal ini. Ucap guru saya “ Mengajar bukanlah suatu profesi melainkan kewajiban” . inilah fakta yang terjadi terhadap anak didik.
Jangan mencela
Perbuatan mencela siswa adalah suatu yang dilarang keras oleh dunia pendidikan. Acap kali para pendidik mengungkit atau menyindir siswanya yang membuat kesalahan dengan membawa keluarga dan membandingkan dengan orang lain. Saat siswa berbuat kesalahan tak jarang kita temukan seorang pendidik menasihatinya dengan suara lantang. Iya, itu bekerja dengan baik pada saat itu saja dan diluar sekolah anda tidak akan dihargai. Bukankah dengan nada sopan tanpa marah - marah jauh lebih bagus ? Saya tau tidak semua orang bisa, berusahalah.
Jangan semena - mena dalam mengubah jadwal
Sebenarnya ini jarang terjadi di sekolah dasar SD, SMP, SMA bahkan tidak pernah sama sekali. Tetapi kasus ini sering terjadi pada dunia perkuliahan indonesia, saya benar - benar tidak mengetahui apa motif dari sistem pengajaran ini. Biasanya denga dalih ada urusan lain atau kesibukan lainnya. Permasalahanya adalah banyak sekali mahasiswa yang tergannggu atau mengubah rencana yang telah dibuatnya lebih awal. Tetapi ada 2 golongan yang menerima pengaturan tersebut, mayoritas tidak menyukai dan minoritas biasa saja.
1 Response to "Cara mendidik murid atau anak dengan baik"
Mari bermain toto judi 4d di JAMINTOTO yang telah dikatakan sebagai situs taruhan toto paling dipercaya di Indonesia. Mengapa? Karena situs ini sudah dilengkapi lisensi resmi beroperasi sejak tahun 2014. Sehingga pemain akan lebih aman dan juga puas ketika melakukan taruhan.
Posting Komentar