KEUANGAN
Financial
Keuangan adalah untuk mengatur asset pengeluaran dan masukan kita. Keuangan likuidnya sangat cepat, bahkan, sudah dicatat dengan benar kemungkinan ada kekeliruan dalam memasukkan atau pengeluaran keuangan. Keuangan berlaku bagi semua kalangan yaitu: muda, tua, dewasa, remaja bahkan anak – anak. Penting untuk memepelajari keuangan di dunia nyata.
“Menurut buku Robert kiyosaki “ ada 3 bentuk pendidikan yaitu : pendidikan skolastik, pendidikan profesional, dan pendidikan keuangan di dunia nyata. Berikut penjelasan macam – macam pendidikan. Sebagai berikut :
1. Pendidikan skolastik, pendidikan skolastik diajarkan cara membaca dengan benar, menulis dengan baik. Pendidikan ini sumber untuk mengetahui ilmu pengetahuan yang lain. Pendidikan jenis ini sangatlah penting dan anda harus mempelajarinya dengan baik.
2. Pendidikan professional, pendidikan ini diajarkan untuk mencintai pekerjaan anda atau diciptakan untuk bekerja untuk uang. Saya seorang mahasiswa ekonomi akuntansi, bilang saja saya masuk dalam kategori kedua. Mencintai sepenuhnya pekerjaan.
Tidak nyaman, saya tidak ahli dalam ilmu akuntansi keuangan. Setelah saya mempunyai banyak referensi buku – buku ekonomi dan bisnis. Didikan untuk mencintai kerjaan tidak terdapat lagi. Bahkan saya akan memberitahu anda apa yang diajarkan di ilmu akuntansi. Materi ini khusus untuk orang yang ingin menjadi pembuat lapangan kerja bukan sebaliknya. Jika anda tidak termasuk dalam kategori ini sebaiknya tinggalkan dan baca buku yang lain.
3. Pendidikan keuangan di dunia nyata, pendidikan ini tidak kalian dapatkan di dunia kampus. Melainkan di dunia nyata, banyak sekali sekolah yang tidak mengajarkan masalah keuangan dengan benar kepada mahasiswanya. Padahal ini sangat dibutuhkan sepanjang waktu.
Tidak semua matakuliah di jurusan akuntansi murni diajarkan menjadi karyawan, karena saya juga belajar ilmu – ilmu manajemen, ilmu – ilmu kepemimpinan walaupun itu sangat minim. Karena materi itu lebih ke anak ekonomi manajemen. saya akan memberitahukan anda salah satu dasar ilmu akuntansi tentang asset yaitu rumah .
Rumah di dalam akuntansi dasar dan rumah dalam pendidikan keuangan nyata. Di dalam ilmu akuntansi dasar Rumah adalah asset tetapi di dunia nyata rumah adalah kewajiban. Rumah dikatakan asset adalah ajaran untuk menjadi karyawan, karena anda sering kali dengan sadar bahwa sedang menghitung keuangan perusahaan orang. Makanya mereka mengatakan rumah adalah asset, karena menghasilkan. Rumah bagi pendidikan keuangan dunia nyata adalah kewajiban karena rumah yang anda tempati saat ini tidak pernah menghasilkan uang malah anda perbaiki tiap tahun, mengganti cat dll.
Saya menyimpulkan berdasarkan Tiga rujukan buku tentang bisnis di dunia nyata dan pelajaran yang saya dapatkan di ekonomi jurusan akuntansi. Keduanya memiliki kebenaran masing – masing dengan dalil yang kuat. Permasalahannya adalah kesimpulan pembaca terkait keduanya. Jika anda bermindset menjadi pengusaha dan anda mempelajari ilmu – ilmu akuntansi maka anda akan menyimpulkan pelajaran ini terdengar bullshit. Tetapi, jika anda bermindset karyawan. membaca, mempelajari ilmu – ilmu akuntansi maka anda akan mengatakan ini bagus dan sesuai dengan saya.
Yang harus kalian lakukan adalah jika anda bermindset karyawan maka kalian harus membaca ilmu – ilmu akuntansi. Tetapi, jika kalian bermindset pengusaha maka kalian harus memperlajari ilmu – ilmu tentang bisnis. Perlu kalian ketahui, tidak semua ilmu akuntansi diajarkan menjadi karyawan seperti matakuliah akuntansi biaya. Anda diajarkan menghitung biaya - biaya bisnis, menentukan harga, arus kas dll. Tapi tidak dengan mental. Saya membaca dan mempelajari ilmu akuntansi dan bisnis, mempelajari mental di bisnis nyata dan saya gagal. Dan saya memilih untuk mendirikan bisnis walaupun saya jurusan akuntansi.
Jangan Banyak Mikir
Kalian sudah mempelajari ilmu – ilmu akuntansi dan mempelajari ilmu bisnis. Selanjutnya yang harus kalian lakukan adalah bertindak. Seperti yang dikatakan didalam buku “ THE POWER OF KEPEPET “. Jangan banyak mikir dan hanya mempelajari saja tapi tindakan yang paling penting. Anda tidak akan pernah tau suatu keadaan jika anda tidak mencoba. Jangan takut kegagalan karena dengan hadirnya kegagalan anda berfikir dan menemukan ide – ide baru dari kegagalan dan tentunya ilmu anda lebih matang dan sempurna.
Setelah anda bertindak dan memulai untuk membangun bisnis, baik itu bisnis kecil atau bisnsis besar jangan pedulikan omongan – omongan orang yang tidak bermanfaat bagi usaha anda. Jalani dan terus lakukan apa target anda dan bagaimana cara anda mencapai goal tersebut.
Baca juga : https://www.azmiyeeeeee.com/2020/11/diperintah-atau-memberi-perintah.html
0 Response to "KEUANGAN "
Posting Komentar