DIPERINTAH ATAU MEMBERI PERINTAH
Mengelola manusia
Manusia adalah orang yang sangat dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan atau organisasi. Namun, manusia yang dimaksud adalah manusia yang mampu dan kompeten terhadap bidangnya. Sehingga memberikan nilai lebih terhadap perusahaan atau orang banyak.
Tipe – tipe karyawan perusahaan
Dari pengertian diatas ada 4 karakter manusia ( karyawan ) di perusahaan. Pertama, memiliki keahlian tinggi tapi motivasi rendah. Kedua, keahlian rendah tapi motivasi tinggi. Ketiga, keahlian rendah motivasi rendah. Keempat, keahlian tinggi motivasi tinggi. Apakah anda sudah paham ? mari saya terangkan.
1. Keahlian tinggi motivasi rendah
Karyawan seperti ini biasanya yang sudah lama disuatu perusahaan. Karyawan seperti ini tidak cocok dijadikan sebagai pemipin dalam mengakomodir organisasi perusahaan anda. Mereka hanya akan mengerjakan pekerjaan dan tetap akan terus melakukan pekerjaannya dengan malas – malasan. Masalahnya, jika perusahaan memecat orang yang mempunyai keahlian tinggi perusahaan takut tidak akan mendapatkan orang seperti ini karena sulit untuk ditemukan. Apa yang akan dilakukan perusahaan ? salah satu cara yang dilakukan perusahaan adalah dengan membimbing karyawan tersebut dan mengajarkannya bagaimana menjadi coach.
2. Keahlian rendah motivasi rendah
Kriteria orang seperti ini sangat banyak ditemukan, itulah sebabnya banyak perusahaan menerima orang seperti ini sangat sedikit. Bahkan tidak ada, mereka mempunyai alasan – alasan masing- masing untuk menerima pegawai seperti ini. Karena tingkat kualitas pemimpin suatu perusahaan itu berbeda – beda. Hakikatnya, orang seperti ini adalah beban bagi perusahaan. Bagaimana solusinya ? banyak, dan itu bisa dilakukan oleh orang tertentu, yaitu mindset pemimpin tumbuh.
Salah satu solusi yang harus dilakukan perusahaan adalah dengan cara bimbingan koseling terhadap karyawan tersebut. Dan mengajarkan apa – apa yang perlu dilakukannya. Jika anda bermindset pengusaha sebaiknya anda jadikan ini sebagai penambah wawasan. Siapa tau perusahaan anda mengalami hal ini.
3. Keahlian rendah motivasi tinggi
Masih sering dengar kata pengangguran ? sering sekali. Dari tahun 2018-2019 tingkat pengangguran di Indonesia sangatlah tinggi. Dan penyumbang terbesar adalah lulusan Universitas – universitas atau sarjana. Apalagi pada tahun 2020 tingkat pengangguran semakin tinggi, Phk dimana – mana, perusahaan banyak yang gulung tikar. Penyebabnya karena virus covid – 19. Beralih dari pembicaraan karena virus corona, tetap saja pengangguran di tahun 2020 meningkat. Bahatmi Bappenas menyebut “ sekitar 11 juta angka penggaruan di tahun 2020. Angka pengangguran di tahun 2020 ujarnya bertambah sekitar 4 – 5 juta jiwa Katanya dalam webinar pada hari kamis, 7/8 2020.”
Mari saya lanjutakan apa yang lebih parah dan tragis, orang ( karyawan ) seperti ini, biasanya adalah orang yang baru lulus dari universitas / perguruan tinggi. Mereka sangat bersemangat ditempat ia diterima bekerja karena proses seleksinya yang sangat rumit. Tapi, masalahnya adalah anda tidak bekerja dengan sesuai keahlian anda, anda tidak bekerja dengan jurusan yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran – pelajaran di bangku kuliah. perusahaan juga tidak mungkin akan memberikan langsung kepercayaan terhadap anda. Maka solusinya adalah perusahaan membimbing karyawan tersebut dan memberikan motivasi – motivasi agar dapat bekerja dengan baik.
4. Keahlian tinggi motivasi tinggi
Keahlian tinggi dan motivasi tinggi sangat jarang ditemukan, bahkan perusahaan mungkin saja tidak memiliki banyak orang terkait kriteria yang satu ini. Masalahnya, orang – orang seperti ini kalau di Indonesia tidak diperhatikan, bahkan akan diabaikan. Itulah mengapa banyak orang Indonesia yang mempunyai keahlian tinggi dan motivasi tinggi bekerja diluar negeri.
Setelah sekian lama saya mencari kenapa, erat kaitannya dengan mindset pemimpin disuatu perusahaan atau suatu lembaga. Umumnya, pemimpin – pemimpin di Indonesia adalah orang – orang yang bermindset tetap. Yaitu, orang yang hanya akan bermanfaat dalam jangka pendek dan anda tidak akan mendapatkan banyak dari pemimpin dengan kriteria ini. Salah satu kriteria pemimpin dengan mindset tetap adalah ia tidak ingin ada yang lebih jago darinya. Sebab itulah, banyak muncuk keluhan – keluhan orang yang mempunyai keahlian tinggi dan motivasi tinggi karena tidak adanya faislitas yang memadai dan sedikit sekali mendapat dukungan dari pemerintah atau atasannya. Sehingga, mereka terpaksa harus bekerja di luar negeri.
Solusinya adalah kriteria keempat ini hendaknya anda harus benar – benar tahu apa mindset atasan anda. Jika pimpinan anda bermindset tetap, tinggalkanlah secara perlahan / langsung. Tapi, jika pemimpin anda bermindset tumbuh ( growth mindset ) maka lanjutkan. jika anda ingin lebih paham apa itu mindset anda bisa membaca buku Carol. S Dweck. Judul buku “ MINDSET “.
JANGAN TERUS MENCARI BLT PEKERJA
Hai, diatas saya telah sebutkan tipe – tipe manusia ( karyawan ). Bagaimana anda memahaminya ? BLT pekerja adalah program yang dibuat oleh pemerintah. Pada periode 4.0 / 5.0 anda tetap saja bercita – cita menjadi pegawai yang handal merupakan suatu kekeliruan pada periode ini. Jika anda membaca artikel saya ini dengan mindset karyawan sebaiknya anda tinggalkan artikel ini, karena anda tidak cocok dengan pembahasannya. Tetapi, jika anda bermindset pengusaha / ingin berusaha sebaiknya anda lanjutkan membaca artikel ini.
Periode 4.0 kecepatan dan kemudahan mendapat data lewat internet sangat membantu bagi perusahaan atau anda yang ingin membangun usaha. Coba renungkan ! “ jika anda terus berada di quadrant pekerja atau diagram pekerja anda tidak akan bebas dari masalah keuangan. Besok paginya, masuk kerja dan keesokan harinya kerja lagi dan anda tidak mendaptkan kebebasan financial.
Banyaknya fasilitas – fasilitas internet dan pabrik uang di internet pada periode ini adalah peluang untuk anda mencapai kebebasan dalam berkereasi dan menemukan kebebasan financial. Sampai kapan anda akan terus bekerja untuk orang lain ? sampai kapan anda menyembunyikan keahlian dahsyat dalam diri anda ? bayangkan, anda minsalnya bekerja dalam satu hari 8 jam dan dengan gaji yang sama. Pekerjaan semakin menumpuk tetapi gaji tetap. Coba pikirkan ulang, bagaimana kalau anda menciptkan uang dalam 8 jam sehari dengan kreasi dan pemikiran anda? Anda takut untuk mulai ? bukankah sesuatu yang tidak pernah kita coba kita tidak akan mengetahuinya. Jangan takut, lakukan saja.
GEJALA VIRUS CORONA PADA MANUSIA
Stop, anda tertipu dengan sub judulnya. Mari saya kaitkan dengan contoh gejala virus corona pada manusia terhadap mindest dan bisnis yang akan anda bangun. tahukah anda seberapa cepat virusnya menyebar ? apakah virusnya terlihat ? apakah berbahaya ? begitu juga dengan doktrin menjadi pekerja dan isi otak anda, mereka tidak terlihat dan meyebarnya sangat cepat. Mereka hanya bisa dilihat dari gejala – gejala begitu juga dengan isi otak anda dilihat dari karakter – karakter dan cara berfikir. Dan tentu mereka juga sangat berbahaya bisa mematikan hidup anda dan bisa mematikan keadaan financial anda.
Jangan terus – terusan berada pada penerima perintah, tapi jadilah pemberi perintah. Menjadi penerima perintah adalah cita – cita nenek moyang kita puluhan tahun lalu asalkan hidupnya enak. Tapi, masa kita adalah pemberi perintah dan lowongan pekerjaan. Buatlah seni anda dan berkaryalah karena seni itu adalah bagian dari kehidupan yang akan dikenang.
# Nikmati hari anda dan jangan lupa komen dibawah.
# Baca juga : https://www.azmiyeeeeee.com/2020/11/cinta-terhadap-rasulullah.html
0 Response to "DIPERINTAH ATAU MEMBERI PERINTAH"
Posting Komentar