Cara Menjual barang yang Benar

Menjual barang tidak harus dengan harga murah 

 Menjual barang yang terlalu murah bisa mengakibatkan barang kita diklaim palsu atau mudah rusak. Karena kebanyakan orang sudah mengenal semakin murah suatu barang semakin rendah harga dan kualitasnya. Jika anda mempunyai barang yang berkualitas tetapi menjualnya dengan harga murah itu sangat merugikan anda. Belum lagi perhitungan biaya- biaya setelah beban, iklan, overhead, pemasaran dan lainnya.

  Minsalnya, udin menjual baju ia taruh harga dengan taksiran 1 baju 50  ribu. Padahal  barang yang dijualnya adalah barang berkualitas yang dijual di tempat lain dengan harga 100 rb per baju. Sebut saja di toko ani temannya menjual 100 rb per baju ( lokasi berjualanya satu kota ) Apakah udin untung ? Udin membeli baju dengan sistem borongan dengan harga 4.950.000,00,. Distributor menaruh harga per bajunya 45 ribu.  Berarti baju yang didapatkan  Udin dengan harga 4.950.000,00, adalah 110 baju.

 Sedangkan Udin menjualnya dengan harga 50.000 per baju. Jika dihitung biaya lainnya maka akan seperti ini. 

 Harga  per Produk

 ( baju ) dari distributor

 Harga jual yang

 ditaruh Udin

Biaya – biaya selain

      harga baju

Kerugian / keuntungan

Rp. 45.000

Rp. 50.000

Biaya ongkos

 

( Rp.20.000)

 

 

 

Gaji  karyawan

 

( Rp. 1.000.000)

 

 

 

Biaya overhead

 

 ( Rp. 100.000 )

 

 

Total Harga Baju

 

Total penjualan Udin

 

Total biaya – biaya

 

 

(Rp. 4.950.000)

Rp. 5. 500.000

 ( Rp. 1.120.000)

-( Rp. 570.000 )

Udin mengalami kerugian sebesar 570.000


Dari hitungan diatas disimpulkan bahwa Udin mengalami kerugian sebesar  Rp. 570.000. setelah dikurangi modal, biaya ongkos, Gaji karyawan, dan biaya overhead. Karyawan yang dimaksud dalam tabel diatas adalah Udin sendiri. Karena udin yang menjual, menata, melayani pelanggan. Maka dalam ilmu akuntansi biaya Udin dihitung sebagai karyawan. Itulah mengapa sebagian besar UMKM banyak yang gulung tikar karena tidak mengetahui perincian biaya – biaya yang dikeluarkan mengakibatkan cash- flow nya tidak berjalan dengan baik yang berpotensi untuk bangkrut.




BAGAIMANA MENJUAL BARANG TANPA PERANG HARGA ?

 Cara terbaru untuk menjual barang tanpa perang harga adalah dengan menerapkan pemasaran jaringan. Permasaran jaringan itu bisa diartikan sebagai pemasaran yang bersifat  afiliasi yaitu menawarkan produk anda dan membangun kehidupan sesama manusia. ini bukan pemasarn jaringan yang ketika anda cari di google akan muncul MLM. Berikut saya kasih contoh agar lebih jelas.

 Lampu, dimanakah letak keutungan pembisnis dari sebuah lampu ( penerang ) ? yaitu kabel, sebenarnya lampu itu tidak ada harganya yang membuat lampu itu mahal adalah kabelnya. Dari sanalah para pembisnis mendapat keuntungan yang besar. Dan kita ketahui bahwa lampu adalah jaringan untuk mengalirkan  listrik ke lampu. Jika anda kurang paham saya sarankan baca buku Robert kiyosaki yang berjudul  “ The 21 Century Of Bussines “.

 Apakah anda memikirkan lampu tanpa kabel yang membuat anda bingung dengan ilustrasi pemasaran jaringan ? Tetap saja, lampu tanpa kabel membutuhkan perangkat yang mendukung dan tentunya kabel aliran listik tempat anda memasang lampu tanpa kabel terdapat kabel  . Dan lampu tanpa kabel tidak bisa  menjangkau masyarakat dalam skala besar dan tingkat ketahannya rendah. Kalau boleh jujur lampu tanpa kabel itu hanyalah tehnik pemasaran belaka, karena lampu tanpa kabel sesungguhnya diciptakan oleh Nicola tesla yang dimana bisa mengakses lampu tanpa membutuhkan kabel dirumah. Dengan adanya tower listik yang dibangun Nicola tesla sudah dapat mengakses rumah – rumah. Tapi sayang, Nicola tesla diasingkan karena dikecam dan tidak disetujui oleh para pembisnis.

Ingat, membuat suatu produk  atau jasa itu lebih mudah dibandingkan  mencari pelanggan yang akan memakai produk atau jasa yang kita buat

Baca juga https://www.azmiyeeeeee.com/2020/12/keuangan-dan-anggaran.html

Baca juga : https://www.azmiyeeeeee.com/2020/11/definisi-uang-dan-kekayaan.html

Baca juga : https://www.azmiyeeeeee.com/2020/11/pengertian-produktivitas-produktivitas.html




Related Posts

0 Response to "Cara Menjual barang yang Benar "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel